Pengunjung ke:

Selasa, 24 Maret 2009

Art Deco

Source : Wikipedia, www.bandungheritage.org
The Art Deco berkembang pada tahun 1920 – 1939, namanya diperoleh dari Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes, sebuah eksibisi yang berlangsung di Paris pada tahun 1925. Art Deco murni bersifat dekoratif dan pada masa itu, gaya ini dianggap anggun, fungsional, dan dituduh terlalu modern karena gayanya lebih maju dibandingkan trend pada masa itu. Bahkan Art Deco terlihat umum saat ini, walau sebenarnya gaya tersebut telah ada lebih dari 80 tahun yang lalu.

Dalam perjalanannya Art Deco dipengaruhi oleh berbagai macam aliran modern, antara lain Kubisme, Futurisme dan Konstruktivisme serta juga mengambil ide-ide desain kuno misalnya dari Mesir, Siria dan Persia. Seniman Art Deco banyak bereksperimen dengan memakai teknik baru dan material baru, misalnya metal, kaca, bakelit serta plastik dan menggabungkannya dengan penemuan-penemuan baru saat itu, lampu misalnya, karya-karya mereka memakai warna-warna yang kuat serta bentuk-bentuk abstrak dan geometris misalnya bentuk tangga, segitiga dan lingkaran terbuka, tetapi mereka kadang masih menggunakan motif-motif tumbuhan dan figur, tetapi motif-motif tersebut cenderung mempunyai bentuk yang geometris. Komposisi elemen-elemennya mayoritas dalam format yang sederhana.

Asal usul Nama Art Deco
Ungkapan Art Deco diperkenalkan pertama kali pada tahun 1966 dalam katalog yang diterbitkan oleh Musée des Arts Décoratifs di Paris yang pada saat itu sedang mengadakan pameran dengan tema „Les Années 25“ yang bertujuan untuk meninjau kembali pameran internasional „Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes“ yang diselenggarakan pada tahun 1925 di Paris. Sejak saat itu nama Art Deco menjadi dikenal dan semakin populer dengan munculnya beberapa artikel dalam media cetak. Pada tanggal 2 November 1966 artikel yang berjudul „Art Deco“ dimuat di The Times, setahun kemudian artikel „Les Arts Déco“ dari Van Dongen, Chanel dan André Groult furniture dimuat dalam majalah Elle. Ungkapan Art Deco semakin mendapat tempat dalam dunia seni dengan dipublikasikannya buku „Art Deco“ karangan Bevis Hillier di Amerika pada tahun 1969. Jadi sebelum tahun 1966, masyarakat belum mengenal nama Art Deco dan menamai seni yang populer di antara kedua perang dunia itu sebagai seni modern.

Latar Belakang Munculnya Art Deco
Revolusi Industri
Pada akhir abad ke-19 sampai awal abad ke-20, adalah kurun waktu di saat masyarakat dunia diliputi oleh berbagai macam konflik. Konflik-konflik ini muncul sebagai akibat dari Revolusi Industri yang menciptakan pergeseran sosial, berbagai macam pengetahuan dan teknologi baru membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Keadaan sosial masyarakat berubah, dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industrial. Kekuatan mesin menggantikan tenaga manusia yang sangat terbatas. Apa yang masyarakat lihat dan dengar berubah secara cepat. Barang-barang untuk keperluan hidup sehari-hari mulai banyak diproduksi oleh mesin dan secara massal. Meskipun demikian tidak semua masyarakat menerima dan menyukai barang-barang yang diproduksi oleh mesin, banyak yang masih menyukai hasil kerajinan tangan dengan seni tradisional. Barang-barang produksi mesin tidak seindah hasil kerajinan tangan meskipun harganya tidak mahal tapi tidak banyak peminatnya, sebaliknya barang-barang kerajinan tangan sangat tinggi mutunya, indah dan personal tapi mahal harganya. Revolusi Industri juga membawa perubahan pada Arsitektur. Selama berabad-abad arsitek hanya mengkonsentrasikan karyanya pada bangunan-bangunan ibadah, kastil, istana dan rumah para bangsawan. Setelah adanya Revolusi Industri diperlukan suatu tipologi bangunan yang berbeda dari abad sebelumnya, misalnya, pabrik, stasiun, bangunan perdagangan, bangunan perkantoran, perumahan dan lain lain. Seiring dengan meningkatnya jumlah produksi meningkat pula jumlah pabrik, agar distribusi menjadi lancar, dibuat jalan-jalan raya penghubung antarkota dan negara, diciptakan pula alat transportasi modern, misalnya mobil, kereta, kapal dan pesawat. Sehingga pada jaman itu muncul konsepsi-konsepsi baru tentang iklan, fotografi, produksi massal dan kecepatan/laju.

Perang Dunia I
Perang Dunia I yang berlangsung di Eropa pada tahun 1914-1918 menyebabkan kerugian jiwa dan materi yang besar. Setelah perang berakhir, masyarakat sibuk menata kembali lingkungannya, membangun kembali tempat tinggalnya dan mereka memerlukan berbagai macam peralatan rumah tangga, perhiasan, pakaian, keramik dan lain-lain, hal ini memberikan kesempatan kepada para seniman untuk bereksperimen dan memberikan semangat kepada mereka untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru. Barang-barang yang diperlukan masyarakat adalah yang modern dan fungsional. Art Nouveau suatu gerakan seni yang popular pada tahun 1894-1914 tidak lagi bisa bertahan lama karena hasil karya mereka kurang fungsional, penuh dekorasi dan harganya sangat mahal.

Usaha-usaha Mencari Solusi Permasalahan
Seni modern yang muncul pada awal abad ke 20 ini merefleksikan sensasi yang dialami pada waktu itu. Para seniman mencari pemecahan atas konflik yang timbul dengan menciptakan suatu gaya yang dapat merangkul selera semua lapisan masyarakat. Sekolah-sekolah seni dan pameran pameran seni adalah tempat yang dipakai oleh para seniman untuk bertukar pikiran dan menciptakan ide-ide baru. Pengenalan terhadap material baru seperti plastik, bakelit, kaca dan krom mengharuskan para seniman mencari cara dan gaya sehingga material tersebut dapat diolah dan diproduksi secara massal. Adapula yang meniru rancangan-rancangan lama yang disukai dan terbilang mewah karena berasal dari material yang langka dan biasanya dikerjakan oleh pengrajin, tujuan meniru tersebut agar hasil karya itu bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Pengertian bahwa dengan desain yang bagus dapat menaikkan omset penjualan sudah dikenal oleh para seniman dan pengusaha, hal ini membuat mereka berpikir bagaimana menghasilkan barang dengan desain yang bagus, artinya sesuai dengan selera pasar dan dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Usaha-usaha pencarian desain yang sesuai dengan selera masyarakat dapat dilihat dalam keragaman hasil rancangan para seniman tersebut.

Spektrum Art Deco
Pengaruh Art Deco meresap ke segala bidang, hal ini dapat dilihat pada karya kapal Normandie. Dengan adanya penelitian dan pengembangan teknologi dalam bidang perkapalan, transportasi laut pada saat itu maju dengan pesat, terbukti dengan selesai dirakitnya kapal layar Normandie pada tahun 1935, yang mempunyai panjang 313 M. Kapal layar Normandie yang pada saat itu adalah kapal terbesar dan tercepat dengan interiornya yang mewah merupakan lambang kebanggaan rakyat Perancis, karena data-data teknis yang dipunyai, kapal layar tersebut berhak memakai tanda “Blue Band” yaitu sebuah simbol yang melambangkan kapal layar tercepat di Atlantik utara. Dalam interior kapal layar Normandie banyak dijumpai karya-karya seniman Art Deco Perancis, seperti misalnya Perusahaan Daum (di kota Nancy), Sabino dan René Lalique yang merancang barang-barang dengan bahan dari kaca, mereka merancang cawan sampanye, pemanas ruangan, lampu di ruang makan sampai kolam kaca dengan air terjunnya. Perusahaan Jules Leleu, Ala-voine dan perusahaan interior Dominique merancang tata letak dan mebelnya. Christofle merancang semua barang-barang yang dibuat dari bahan dasar emas dan perak, Roger dan Gallet merancang parfum, Raymond Subes merancang barang-barang dari logam, Jean Puiforcat merancang peralatan makan, sedangkan hiasan-hiasan tambahan seperti patung, relief-relief dirancang oleh Léon Drivier, Pierre Poisson, Saupique, Pommier, Delamarre, Bouchard, Baudry dan Dejean. Meskipun banyak ahli interior dan dekorator yang ikut berperan dalam penataan ruang dan dekorasinya, misalnya Leleu, Montagnac, Dominique, Follot, Simon, Laprade, Pascaud, Süe, Prou, Domin, hasilnya tidak bertabrakan satu sama lain karena semuanya sudah direncanakan dengan seksama. Oleh karena itu tidak berlebihan bila kapal layar Normandie dinamai dengan pameran berjalan, karena banyaknya seniman Art Deco yang ikut andil serta beragamnya barang-barang yang dirancang. Dari gambaran ini terlihat bahwa spektrum Art Deco mencapai berbagai macam bidang.

Para Seniman Art Deco
Telah kita ketahui bahwa Art Deco berkembang dengan baik pada tahun-tahun setelah terjadinya perang dunia pertama dan sebelum meletusnya perang dunia kedua. Tetapi dapat dikatakan bahwa Art Deco yang orisinal lahir pada awal tahun-tahun setelah berakhirnya perang dunia pertama, saat para seniman sedang bereksperimen mencari perspektif baru dengan menolak menggunakan ornamen yang identik dengan Art Nouveau, mereka seolah-olah ingin memutuskan diri dengan gaya Art Nouveau. Di samping menggunakan lagi ornamen-ornamen historis, mereka saling bertukar pikiran untuk berbagi inspirasi. Untuk menggabungkan kesemuanya itu, mereka menggunakan pendekatan eklektik. Para seniman dari berbagai media dengan cepat mengadopsi gaya yang spektakuler ini. Poster, perhiasan, mebel, keramik, patung, lukisan, pekerjaan dari metal bahkan pakaian ikut memeriahkan seni modern yang sedang populer pada saat itu.

Beberapa desainer sangat identik dengan Art Deco, misalnya Jaques-Emile Ruhlmann yang dikenal sebagai master Art Deco melalui karya mebelnya yang hampir selalu memakai material mahal. Desainer mebel lain misalnya Paul Follot, Pierre Chareau, Clement Rousseau, tim desain Süe et Mare (Louis Süe and André Mare), Eileen Gray serta Kem Weber. Rene Lalique dikenal dengan hiasan dari kaca dan desain perhiasannya, Susie Cooper dan Clarice Cliff terkenal dengan keramiknya, Jean Puiforcat dengan perak dan pekerjaan metalnya, Paul Poiret terkenal dengan motif tekstilnya, dan A.M Cassandre dikenal dengan poster-posternya.

Dari pakaian, perhiasan, poster sampai perabot dan peralatan rumah tangga, semua karya-karya ini memeriahkan dunia Art Deco, para seniman yang menghasilkannya berasal dari bermacam-macam latar belakang mencoba menghadirkan karya-karya yang dapat memenuhi kebutuhan manusia saat itu ditengah perubahan jaman. Partisipasi masyarakat luaslah yang membuat seni ini menjadi spektakuler.

Bauhaus



Bauhaus merupakan sebuah nama sekolah di jerman yang mengkombinasikan kerajinan tangan dan seni murni, dan terkenal dengan pendekatan desain. Dibuka pada 1919 sampai 1933. Sekolah bauhaus didirikan oleh walter gropius di weimar. Dan dalam kenyataan bahwa pendirinya adalah seorang arsitek, bauhaus tidak memiliki jurusan arsitek di tahun pertamanya berdiri. Gaya bauhaus menjadi satu dari banyak yang mempengaruhi gaya arsitektur moderen dan desain moderen.

Yang paradoks dari awal Bauhaus adalah itu, walaupun manifest
o menyatakan bahwa tujuan akhir dari semua kegiatan tersebut adalah bangunan kreatif, sekolah tidak menawarkan kelas di arsitektur sampai 1927. Yang tunggal paling menguntungkan nyata produk dari Bauhaus adalah wallpaper.

Selama bertahun-tahun di bawah Gropius (1919-1927), ia dan mitra Adolf Meyer diamati tidak punya perbezaan antara output his arsitektur kantor dan sekolah. Jadi dibangun output Bauhaus arsitektur di tahun ini merupakan hasil Gropius: Sommerfeld di rumah di Berlin, yang Otte rumah di Berlin, yang Auerbach rumah di Jena, dan ko
mpetisi desain untuk Chicago Tribune Tower, sekolah yang membawa banyak perhatian . Yang definitif 1926 di gedung Bauhaus Dessau juga dikaitkan dengan Gropius. Selain kontribusi pada 1923 haus am Horn, mahasiswa arsitektur kerja sebesar dibangun un-proyek, interior selesai, kerajinan dan bekerja seperti lemari, kursi dan tembikar.

Dalam dua tahun di bawah Meyer, fokus pada arsitektur bergeser jauh dari estetika dan terhadap fungsi. Terdapat besar komisi: satu kota Dessau ketat yang dirancang untuk lima "Laubenganghäuser" (gedung apartemen dengan balkon a
kses), yang masih digunakan saat ini, dan satu lagi untuk kantor pusat Federal Sekolah Jerman Perdagangan Serikat (ADGB) di Bernau bei Berlin. Meyer dari pendekatan penelitian ini adalah untuk pengguna kebutuhan ilmiah dan mengembangkan solusi desain.

Mies van der Rohe repudiated Meyer politik, maka pendukung, dan pendekatan arsitektur. Dibandingkan dengan Gropius dari "kajian utama", dan penelitian Meyer ke pengguna persyaratan, Mies advocated a "spasial pelaksanaan keputusan intelektual", yang berarti sebuah efektif adopsi dari estetika sendiri. Baik van der Rohe mau
pun siswa Bauhaus yang melihat setiap proyek yang dibangun selama 1930an.

Konsep yang populer dari Bauhaus sebagai sumb
er ekstensif Weimar-era bekerja perumahan tidak akurat. Dua proyek, maka proyek pembangunan apartemen di Dessau dan Törten baris juga perumahan di Dessau, jatuh dalam kategori tersebut, tetapi pengembangan perumahan pekerja tidak prioritas pertama Gropius atau Mies. Itu adalah Bauhaus contemporaries Bruno tegang, Hans Poelzig dan khususnya Ernst Mei, sebagai arsitek dari kota Berlin, Dresden dan Frankfurt masing-masing, yang berhak dikreditkan dengan ribuan sosial progresif unit rumah yang dibangun di Weimar Jerman. Dalam tegang dari kasus tersebut, perumahan masih dapat dilihat di sebelah selatan-barat Berlin, masih sibuk, dan dapat dicapai dengan pergi dengan mudah dari U-Bahn menghentikan Onkel TomS Hütte.

http://www.newyorksocialdiary.com/i/socialdiary/03_09_08/day1/P1290184.jpg

Seniman :
* Anni Albers
* Josef Albers Josef Albers
* Herbert Bayer Herbert Bayer
* Max Bill Max Bill
* Marianne Brandt Marianne Brandt
* Marcel Breuer Marcel Breuer
* Avgust Černigoj Augustus Černigoj
* Christian Dell Christian Dell
* Werner Drewes Werner Drewes
* Lyonel Feininger Lyonel Feininger

* Naum Gabo Naum Gabo
* Gertrud Grunow Gertrud Grunow
* Ludwig Hilberseimer Ludwig Hilberseimer
* Johannes Itten Johannes Itten
* Wassily Kandinsky Wassily Kandinsky
* Paul Klee Paul Klee
* Gerhard Marcks Gerhard Marcks
* László Moholy-Nagy Laszlo Moholy-Nagy
* Piet Mondrian Piet Mondrian
* Georg Muche Georg Muche

* Hinnerk Scheper Hinnerk Scheper
* Oskar Schlemmer Oskar Schlemmer
* Josef Hartwig Josef Hartwig
* Joost Schmidt Joost Schmidt
* Lothar Schreyer Lothar Schreyer
* Naum Slutzky Naum Slutzky
* Wolfgang Tumpel Wolfgang Tumpel
* Gunta Stölzl Gunta Stölzl
* Otto Lindig Otto Lindig
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Bauhaus
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Bauhaus&prev=/translate_s%3Fhl%3Did%26q%3Dbauhaus%26tq%3DBauhaus%26sl%3Did%26tl%3Den
http://www.glyphs.com/art/kandinsky/comp4640.jpg
http://www.newyorksocialdiary.com/i/socialdiary/03_09_08/day1/P1290184.jpg

Art Noveau

Art Noveau
Art Nouveau atau seni baru adalah sebuah aliran seni yang memiliki gaya dekoratif tumbuhan (flora) yang meliuk-liuk. Aliran ini muncul di Eropa dan Amerika mulai tahun 1819 hingga menjelang perang dunia pertama (1914). Namun pendapat lain mengatakan Art Nouveau berakhir tahun 1920 oleh klasisisme pasca perang. Pada dasarnya aliran ini muncul sebagai sebuah reaksi terhadap industrialisasi dan mesin yang dianggap menghilangkan sifat manusiawi dalam seni dan pembuatan barang-barang kebutuhan manusia. Oleh karena itu ukiran dan ulir flora yang dibuat juga cenderung tampil ‘berlebihan’ untuk menekankan keterampilan yang sifatnya sangat emosional. Gaya ini diaplikasikan dalam seni, arsitektur, furniture serta perabot logam dan ilustrasi buku serta berbagai barang cetakan.

Art Nouveau muncul pertama kali di Prancis dan sering disbut sebagai seni baru, merupakan sebuah aliran seni yang memiliki gaya dekoratif tumbuhan(flora) yang memiliki karakteristik ‘meliuk-liuk’. Pada dasarnya, aliran ini muncul sebagai sebuah bentuk reaksi terhadap industrialisasi dan gaya mesin yang dianggap dapat menghilangkan sifat manusiawi dalam kehidupan manusia. Aliran ini menganggap mesin dan teknologi telah mengambil alih dan mendominasi kehidupan manusia, maka dari itu ukiran dan ulir flora pun dibuat cenderung ‘berlebihan’ untuk menekankan keterampilan yang sifatnya sangat emosional. Art nouveau juga merupakan suatu pergerakan seni dalam seni barat dan juga desain yang mencapai puncaknya pada tahun 1890an dan berkembang sampai keseluruh wilayah Eropa.

Art and Craft Movement

source :

artfagansa.multiply.com

http://en.wikipedia.org/wiki/Arts_and_Crafts_movement


Art and Craft Movement

"Artichoke" wallpaper, by John Henry Dearle for William Morris & Co., circa 1897 (Victoria and Albert Museum).


ART AND CRAFT MOVEMENT
Gerakan seni dan kriya atau lebih dikenal dalam bahasa Inggris sebagai art and craft movement adalah suatu gerakan pada akhir masa revolusi industri yang mementingkan komitmen kerja dan keindahan. Penganutnya menolak estetika yang dihasilkan oleh produksi secara massal, yang dianggap sebagai penyebab utama hilangnya keindahan individual.Pada gerakan ini, mesin dianggap menghantui seni dari pertukangan(industri) karena barang yang dikerjakan mesin sudah menjadi standarisasi sendiri. Gerakan ini ingin menjadikan seni sebagai bagian dari komunitas dan seniman seharusnya juga seorang perajin kriya.
Art and craft movement memberikan kesan kembali ke periode gothic, roccoco, dan renaisans. Salah satu ciri utamanya adalah karya seni dibuat secara individu oleh seniman dengan sentuhan artistik yang khas. Setiap karya digarap dengan serius dan teliti.

Secara garis besar, art and craft movement terbagi atas dua aliran besar, yaitu:
1. Rasionaliasi desain oleh kalangan modernis-formalis
2. Stilasi desain oleh kalangan stylish, yang kemudian melahirkan Art Nouveau

Perkembangan seni yang berjiwa industri telah mendapat reaksi negatif di Inggris. Para cendikiawan seperti John Ruskin (1819-1900) dan William Morris (1834-1896) yang menulis pada akhir abad ke-19 dan mengecam produk-produk seni industri yang dianggapnya tidak memiliki nilai kemanusiaan. Bagi Ruskin, John Ruskin merupakan seorang pengkritik dan juga pengasas utama Pergerakan Arts and Crafts. Di dalam penulisan beliau, Ruskin percaya bahwa pereka bentuk dan pengukir di akhir zaman pertengahan lebih seronok menyiapkan hasil ekspresi yang bebas dan William Morris merupakan pelopor Pergerakan Arts and Crafts bersama John Ruskin. Proses revolusi awal terhadap reka bentuk seni ini telah dilaksanakan oleh Philip Webb yang mana beliau telah mereka-bentuk ‘The Red House’ untuk William Morris yang mencerminkan falsafah Pergerakan Arts and Crafts.


Selain melakukan revolusi tersebut, ahli-ahli di bawah naungan Pergerakan Arts and Crafts juga turut melakukan revolusi terhadap reka bentuk produk perindustrian. Sebagai contoh, firma Morris, Marshall, Faulkner & Co dirikan pada tahun 1861 adalah khusus untuk menghasilkan seni halus, lukisan cat, ukiran, reka bentuk perabot dan kerja besi.


Sastra dan Keahlian Gerak-gerik Inggris, Kanada, dan gerak-gerik estetis Amerika yang terjadi pada tahun-tahun terakhir abad ke19 dan tahun-tahun awal abad ke20. Diilhami oleh tulisan John Ruskin dan orang romantis idealization craftsperson menerima rasa bangga di pekerjaan tangan pribadi mereka, di puncaknya di antara sekitar 1880 dan 1910. Adalah gerak-gerik reformis bahwa dipengaruhi Inggris, Kanada, dan arsitektur Amerika, sastra dekoratif, lemari kaca, keahlian membuat, dan malah bentuk kebun "pondok" William Robinson atau Gertrude Jekyll. Praktisinya yang diketahui terbaik adalah William Morris, Charles Robert Ashbee, T. J. Cobden Sanderson, Elbert Hubbard, Walter Crane, Nelson Dawson, Phoebe Anna Traquair, Herbert Tudor Buckland, Charles Rennie Mackintosh, Christopher Dresser, Edwin Lutyens, William De Morgan, Ernest Gimson, William Lethaby, Edward Schroeder Prior, Frank Lloyd Wright, Gustav Stickley, Greene & Greene, Charles Voysey, Christopher Whall dan seniman di Pre- Raphaelite gerak-gerik.


Asal dan asas pokok Sastra dan Crafts Movement mulai terutama sebagai pencarian untuk gaya otentik dan berarti selama abad ke19 dan sebagai reaksi sampai kebangkitan kembali eklektis gaya bersejarah era Victoria dan sampai produksi yang dibuat dengan mesin yang "tanpa jiwa" dibantu oleh Revolusi Industri. Menganggap mesin menjadi sebab utama semua kejahatan berulang dan biasa, beberapa protagonis gerak-gerik ini berpaling secara menyeluruh jauh dari penggunaan mesin dan terhadap handcraft, yang cenderung memusatkan pikiran mereka productions di tangan pelindung peka tetapi kaya. Masih, sedangkan Sastra dan Keahlian gerak-gerik di besar sebagian reaksi sampai industrialisasi, jika dipandang secara keseluruhan, adalah tak satu pun kontra-industri atau kontra-modern. Beberapa faksi Eropa percaya bahwa mesin sebenarnya perlu, tetapi mereka hanya sebaiknya dipergunakan untuk mengurangi kebosanan tugas berulang yang biasa.


Yang mencari kompromi antara efisiensi mesin dan ketrampilan pikiran tukang itu usaha keras berguna untuk meminta alat lewat yang seorang tukang sejati bisa menguasai mesin untuk melakukan pekerjaannya, bertentangan dengan apa yang dipercaya oleh banyak menjadi kenyataan selama perkembangan Industri, bahwa manusia sudah menjadi budak ke mesin industri. Menurut Myers Free Kindergarten ( Pembuat Auckland, Selandia Baru); Cowper Rose; Randwick ( Sydney, Australia );St Ellero; Burwood ( Sydney, Australia) perlu membalik sikap tunduk manusiawi ke mesin yang tak dapat dipuaskan adalah titik bahwa tiap orang setuju. Masih banyak sedikitnya ke yang mesin dikucilkan dari proses adalah titik pendirian diperdebatkan oleh banyak faksi berbeda dalam Sastra dan Keahlian mesin di seluruh Eropa. (konflik ini dicontohkan di Sastra Jerman dan Keahlian mesin, oleh bentrokan di antara dua golongan terkemuka.


Meskipun tokoh spontan perancang menjadi lebih penting daripada "gaya" sejarah bentuk, kecenderungan tertentu menonjol: reformis neo-gothic pengaruh, dusun dan "cottagey" permukaan, mengulangi bentuk, vertikal dan memperpanjang bentuk. Untuk mengungkapkan kecantikan tak terpisahkan di keahlian, beberapa produk secara sengaja dibiarkan agak tak selesai, menghasilkan efek dusun dan tegas tertentu. Ada suara rendah yang sosialis juga ke ini gerak-gerik — sangat gamblang, dan terutama, di Great Britain — di itu tujuan pokok lain untuk craftspeople untuk berasal kepuasan hati dari apa yang dilakukan oleh mereka. Kepuasan hati ini, pendukung perkembangan mesinini, secara total disangkal di proses diindustrialisasikan tak terpisahkan di produksi mesin yang rumit.


Sebenarnya, pendukung Sastra dan Keahlian gerak-gerik melawan asas pembagian kerja, yang di beberapa kasus bisa mandiri penampilan atau ketiadaan mesin. Mereka di mendahulukan gagasan tukang tuan, membuat semua bagian barang mebel, untuk kejadian, dan juga menerima sebagian di perkumpulannya dan selesai, dengan beberapa pertolongan mungkin oleh magang. Ini di perbedaan menyolok untuk melakukan lingkungan seperti Manufactories Perancis, di mana segalanya berorientasi terhadap produksi yang paling cepat mungkin. (Misalnya, satu orang atau tim akan mengurus semua tahap sepotong mebel, lain semua juri, lain mengumpulkan bagian-bagian tetapi lain melukis dan dipernis atau dijual lain menghabiskan kerja, sama sekali menurut rencana dipaparkan oleh seorang perancang mebel yang sebetulnya tidak akan pernah mengerjakan barang selama ciptaannya. )




Futurism

Latar belakang
• Futurism adalah gerakan seni yang berasal dari italia yang didirikan tahun 1909 , muncul dari situasi yang ditimbulkan akibat Perang Dunia I.
• Futurism didirikan oleh Filippo Tommaso Marinetti
• Hal utama dalam futurism adalah bagaimana cara menangkap unsur gerak dan kecepatan dalam lukisan
• Futurism adalah aliran seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain
• futurisme itu sendiri adalah sebuah gerakan seni murni Italia dan sebuah pergerakan kebudayaan pertama dalam abad ke-20
• Gaya futurisme lebih menceritakan tentang perkembangan teknologi.
• Tokoh-tokohnya antara lain; Filippo Marinetti, Giacomo Balla, Ardengo soffici dan Stephane Mallarme
Filippo tomaso marinetti

• Seorang penyair dan penulis dari Italia pada Tahun 1909 memperkenalkan aliran futurisme.
• Mendapat inspirasi dari kehidupan yang berubah menjadi modern berkat teknologi mesin yang menghasilkan unsur gerak dan kecepatan yang memiliki pengaruh besar bagi kehidupan manusia di awal abad ke 20.
• The Founding dan Manifesto of Futurism, Marinetti menyatakan bahwa "Seni dapat hanya kekerasan, kekejaman, dan ketidakadilan”
GIACOMO BALLA


• Lahir di Turin, daerah Piedmont, Italia. usia 20 tahun. Bekerja di Roma sebagai seorang ilustrator dan karikaturis sekaligus portraiture .
• Karyanya dipamerkan pada Pameran Utama Italia, di Roma dan Venice, di Munich, Berlin dan Düsseldorf di Jerman, sebaik di Salon d'Automne, Paris dan galeri Rotterdam, Belanda.
• Dipengaruhi Filippo Tommaso Marinetti, Giacomo Balla memakai gaya Futurisme, membuat penggambaran cahaya, pergerakan dan kecepatan.
• Gaya barunya didemonstrasikan th 1912 berjudul Dynamism of a Dog on a Leash. 1914, dia juga mulai memahat dan karya pahat yang terbaik dinamakan Boccioni's.


Ardengo soffici


• Soffici dilahirkan di Rignano Arnosull’Arno dekat Florence
• Dalam 1900 ia pindah dari Florence ke Paris dimana dia tinggal selama tujuh tahun.
• Pada 1907 kembali ke florence untuk menghabiskan sisa hidupnya ia menulis artikel gaya modern pada majalah La Voce.
• Soffici menerbitkan "Teory gerakan plastik Futurism" di Lacerba.
• Soffici dari lukisan nya tahun 1913 - misalnya Linee di una Strada dan Sintesi di una pesaggio autumnale - menunjukkan pengaruh Futurists dalam metode dan judul yang dia pamerkan kepada mereka.

Stephane mallarme

• seorang penyair asal Perancis yg merupakan penggerak perkembangan puisi bersama Paul Verlaine.
• Ciri puisinya yaitu penuh dengan sindiran, padat berisi, sulit diterjemahkan dan lebih mengarahkan daripada menyebutkan.
• Ia memulai karirnya sebagai penyair sejak muda dibawah pengaruh Victor Hugo.
• Sejak tahun 1857, ia terpengaruh oleh lukisan Charles Baudelaire, “ The Flowers of Evi”. Saat berada di London, Ia menikah dengan Marie Gerhard.
• Puisi terkenal pertama, ‘L’Azur’ diterbitkan ketika Ia baru berusia 24 tahun.
Pengaruh futurism
• Futurisme banyak mempengaruhi bidang kesenian seperti: seni lukis, seni patung, seni musik, desain dan arsitektur.
• Dalam dunia arsitektur Futurisme biasa berpangaruh pada bagian-bagian dari bangunan seperti pintu masuk, lantai, bentuk bangunan, ornamen, dsb.
• Selain itu futurisme yang memanfaatkan tipografi banyak dipakai dalam mengungkapkan perasaan dalam berpuisi.
• Futurisme ini muncul dari situasi yang ditimbulkan akibat Perang Dunia I, dengan tujuan meninggalkan kenangan pahit, nostalgia, pesimistis, kemudian melepaskan materi-materi, elemen-elemen, dan nilai-nilai lama.
• Nilai-nilai dari kaum Futuris, dimaksudkan untuk mengiringi dan mengimbangi pergeseran kebudayaan, kekuatan dinamis pasar yang luas, era permesinan, dan komunikasi global yang menurut argumentasi mereka
• Futurism juga banyak mempengaruhi aliran seni pada abad ke 20 seperti Art Deco, Constructivism,Dada, dan Surealism.
• Futurisme merupakan gerakan awal lahirnya Modern. Dengan terjadinya Revolusi Industri berpengaruh pula pada Futurisme ini. The Machine Aesthetics atau estetika mesin muncul mempengaruhi ciri-ciri penyusunan tipografi baik pada poster, sampul buku, dan aneka bentuk grafis lain.

Dari Video
Tullio Crali




Daftar pustaka
• http://en.wikipedia.org/wiki/futurism_(art)
• http://en.wikipedia.org/wiki/Fillipo_Tommaso_Marineti
• http://en.wikipedia.org/wiki/Giacomo_Balla
• http://en.wikipedia.org/wiki/Ardengo_Soffici
• http://kirjasto.sci.fi/mallarme.htm
• http://sembilan30td1a.wordpress.com/2008/03/12/futurism/
• http://www.youtube.com/user/ARTVENTURETV

Constructivism


adalah gerakan kesenian dan arsitektur di Rusia dari 1919 dan seterusnya yang membubarkan seni murni, digantikan dengan kesenian yang memiliki tujuan mendukung kehidupan sosial, terutama pembentukan sistem sosialisme. Merupakan kesenian resmi pemerintahan Bolshevik. Aktif hingga berakhir sekitar tahun 1934, memiliki dampak yang besar dalam perkembangan seni di Republik Weimar dan lain-lain, sebelum digantikan oleh realism sosialis. Di luar Rusia, aliran constructivisme berkembang di Jerman, tapi aliran ini juga tersebar di pusat-pusat kesenian seperti Paris, London, dan akhirnya amerika. Yang menyebarkan aliran ini keluar dari Rusia adalah tokoh-tokohnya. Naum Gabo, Antoine Pevsner, dan El Lissitzky membawa aliran ini ke amerika. Laszlo Moholy-Nagy datang ke Jerman dari Hungaria.

Senimannya rata-rata terdiri dari anak muda berkebangsaan Rusia yang mencoba untuk menyatukan keseluruhan ide dari seni modern menurut cara mereka sendiri. Mereka menggambarkan seni yang kebanyakan 3 dimensional. Dan mereka juga sering menggambarkan seni yang dapat dihubungkan kepercayaan Proletar mereka. Teori Konstruktivisme diperoleh dari Suprematisme Rusia, De Stijl Belanda dan Bauhaus Jerman. Jerman merupakan tempat kegiatan Konstruktivisme terbanyak di luar Uni soviet setelah Bauhaus Walter Grophius, sebuah seni progresif dan sekolah desain yang simpatik terhadap pergerakan tersebut, sama seperti pusat2 seni lainnya dan akhirnya Amerika serikat.

Teori Konstruktivisme

didefinisikan sebagai pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Konstruktivisme sebenarnya bukan merupakan gagasan yang baru, apa yang dilalui dalam kehidupan kita selama ini merupakan himpunan dan pembinaan pengalaman demi pengalaman. Ini menyebabkan seseorang mempunyai pengetahuan dan menjadi lebih dinamis. Pendekatan konstruktivisme mempunyai beberapa konsep umum seperti:

1. Pelajar aktif membina pengetahuan berasaskan pengalaman yang sudah ada.

2. Dalam konteks pembelajaran, pelajar seharusnya membina sendiri pengetahuan mereka.

3. Pentingnya membina pengetahuan secara aktif oleh pelajar sendiri melalui proses saling mempengaruhi antara pembelajaran terdahulu dengan pembelajaran terbaru.

4. Unsur terpenting dalam teori ini ialah seseorang membina pengetahuan dirinya secara aktif dengan cara membandingkan informasi baru dengan pemahamannya yang sudah ada.

5. Ketidakseimbangan merupakan faktor motivasi pembelajaran yang utama. Faktor ini berlaku apabila seorang pelajar menyadari gagasan-gagasannya tidak konsisten atau sesuai dengan pengetahuan ilmiah.

6. Bahan pengajaran yang disediakan perlu mempunyai perkaitan dengan pengalaman pelajar untuk menarik minat pelajar.


source : http://myschoolnet.ppk.kpm.my/pNp/pm/konstruktivisme.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Konstruktivisme